Tampilkan postingan dengan label My Opinion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Opinion. Tampilkan semua postingan

Konsep Corporate Entrepreneurship di Perusahaan

 Semangat Pagi Pagi Pagi Great People!


  Ref: Presentation by SBM ITB
                       
Hari ini masuk ke Hari Kedua GPMP V Batch 48 dan saya suka pertanyaan yang disampaikan Pak Yulianto sebagai narasumber hari ini.

Akankah Perusahaan kita masih ada dalam 15 tahun ke depan?

Pertanyaan ini relatable sih apalagi saat ini pandemi ya. Tapi sebagai contoh saja nih siapa yang menyangka kalau Perusahaan seperti Blackberry yang dulunya ngetop sebagai pilihan gadget paling trendy, saat ini sudah tidak menjadi market leader atau seperti Perusahaan Kodak yang mainly engage di kamera dan cuci filmnya saat ini juga sudah santer terdengar.
 
Pertanyaan yang menggelitik di atas sebenarnya berhubungan dengan materi hari ini yaitu mengenai Corporate Entrepreneurship. Entrepreneurship atau kewirausahaan tidak hanya harus dimiliki oleh seorang pengusaha loh, karena karyawan yang ada di Perusahaan perlu memiliki Corporate Entrepreneurship di era disrupsi ini.

Proses Corporate Entrepreneurship memiliki 3 alur yaitu Strategic Renewal, Corporate Venturing dan Innovation. Pertama, Strategic Renewal yaitu melakukan pembaharuan strategi setelah melakukan analisis terhadap kondisi eksternal (bisa menggunakan Five Forces Model untuk memetakannya). Kedua, Corporate Venturing yaitu menunjuk suatu organisasi yang bisa mendeliver dan mengimplementasi ide-ide menjadi produk seperti fungsi dari MDI di telkom Group. Ketiga, inovasi yaitu implementasi  yang sukses dari creative ideas yang baru dan useful.

Dan dalam meluncurkan ide inovasi, hal yang perlu diingat adalah membuat produk yang memberikan value ke customer. Kalau customer ga butuh produk kita, gimana bisa sukses di pasaran, ya kan? 

Contoh ilustrasi dari presentasi SBM ITB tentang Business Model Canvas Netflix

Nah, untuk menyusun strategi tersebut, kita bisa menggunakan Business Model Canvas yang sangat powerful untuk memetakan strength and weakness dari Perusahaan dan bisa mengisi kekurangan dengan potensi potensi bisnis yang bisa diambil.

Semoga sharing hari ini bermanfaat and enjoy your day!

#VirtualGPMP #GPMPVBatch48 #GPMP5batch48

My First Ever GPMP (Great People Management Program) secara virtual!

 

Ref : pqmconsultant

Assalammualaikum Great People!


Semoga semuanya dalam keadaan sehat dan lancar semua urusannya yaa. 

Jadi ceritanya begini... 

Setelah sebelumnya saya sempat meminta delay ke Bapak AVP unit saya karena jadwal saya seharusnya bulan Februari 2021 lalu itu sudah full oleh penjadwalan training dari unit saya, akhirnya saya mendapat jadwal GPMP minggu ini yeay!

Saya sangat menunggu-nunggu untuk dapat join di Program ini karena ingin sekali menambah pengalaman dengan mendapat ilmu soal Human Relations, Management dan Strategic Management yang bisa diaplikasikan di Perusahaan. Karena sedang pandemi, kegiatan GPMP ini dilakukan secara virtual deh, instead of going to Gegerkalong. Hehe, gapapa! Saya tetap sooo excited

Senang banget hari pertama GPMP V Batch 48 ini materinya saya suka banget, karena relatable! Topiknya mengenai Leading Change, mempelajari tentang how to communicate and lead others starting from understanding ourselves first

Materi Leading Change hari ini disampaikan dengan sangat baik oleh Mba Nurfaisa Hidayanti dan dibantu oleh Dany Muhammad Athory dari SBM ITB. Dari penjelasan materi hari ini, saya jadi mengerti bahwa sebelum menjadi leader itu sangat penting untuk mengenal diri sendiri dan mengetahui strength dan weakness dalam diri sehingga bisa menjadi percaya diri dengan kemampuan kita dan menerima diri kita apa adanya (Intrapersonal Skills).


Dengan begitu, barulah bergerak bersama tim akan menjadi lebih mudah dengan mengaplikasikan interpersonel skills. Dan setelah itu barulah berkembang menjadi leadership skill yang ditunjukkan secara unik oleh masing-masing individu berdasarkan mixed application of influence, insight, sense dan pengalaman yang pernah dialami.


Dan menurut saya, poin paling penting yang harus dimiliki seorang Leader namun sering kita lupakan itu pentingnya kemampuan mendengarkan aktif (Active Listening). Walaupun saat ini belum menjadi seorang leader di unit saya, tapi saya memahami mengapa hal ini menjadi sangat krusial. 


Sebagai seorang pemimpin suatu hari nanti, penting sekali mendengarkan pendapat dari beberapa sudut pandang terhadap suatu case yang kita hadapi di Perusahaan dan atas masalah tersebut, leader yang baik tentunya harus memberikan solusi yang bisa memenuhi best interest (win win solution) dari beberapa stakeholders. Hal ini pasti tidak mudah, karena situasi ini seperti kita harus membayangkan dan merasakan standing in each personel's shoes.  


Setelah memahami permasalahan yang ada dan masing-masing pendapat itu, baru seorang leader bisa memberikan perubahan dengan solusi yang terbaik dan bisa mengakomodasi kepentingan Perusahaan, tentunya dengan memilki kemampuan berkomunikasi yang baik sehingga bisa menyampaikan mulai dari masalah yang ada, dan bagaimana solusi untuk menyelesaikannya.


Sekiranya itu insight yang saya dapat dari materi Leading Change hari ini dan saya akan coba untuk aplikasikan di keseharian saya. Semoga bermanfaat untuk greatpeople yaa!

Tetap semangat dan keep going on!

See you all on the next post and on tops, great people!

#gpmp5batch48 #virtualgpmp5 #GPMPVBatch48

Pertama Kalinya, Upacara Hari Lahirnya Pancasila Dilakukan Secara Daring

Pertama Kalinya, Upacara Hari Lahirnya Pancasila Dilakukan Secara Daring. Semenjak tahun 2017, Keputusan Presiden (Keppres) No.24 tahun 2016 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila dan ditetapkan sebagai hari Libur Nasional. 



30 Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020, Kirim ke ...
Source : Google images


Hehehe, jujur sih saya baru baca kemarin di internet, ternyata memang sudah 2 tahun ini Hari Lahir Pancasila diliburkan (Ga sadar kalau beberapa tahun ini memang selalu datang upacara ke kantor). Seneng dalam hati pas lihat kalender karena tanggal merah, eh pas lihat grup kantor, walaah bakal ada Upacaranya secara daring, harus pakai seragam corporate juga. Yowis deh saya standby di depan laptop untuk Zoom meeting sambil streaming video upacara yang dipimpin Pak Presiden, Joko Widodo.

Temen-temen kantor juga hadir di Zoom, kurang lebih 100 orang sudah online via Zoom. Upacara kemudian dimulai dan pesan Pak Jokowi bagus sih menurut saya yaitu
"Peringatan Hari Kelahiran Pancasla tahun ini kita laksanakan di tengah pandemi COVID-19 yang menguji daya juang kita sebagai bangsa, menguji pengorbanan kita, menguji kedisplinan kita, menguji kepatuhan kita, menguji ketenangan dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat.
Kita bersyukur bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan kita semuanya, menggerakkan persatuan kita dalam mengatasi semua tantangan, menggerakan rasa kepedulian kita untuk saling berbagi, memperkokoh persaudaraan dan kegotong-royongan kita untuk meringankan beban seluruh negeri, dan menumbuhkan daya juang kita dalam mengatasi setiap kesulitan dan tantangan yang kita hadapi."
Pak Jokowi, Ini Bukti Bahwa Ekonomi RI Sedang Lesu
Source image : Detik finance

Pesan yang disampaikan Pak Presiden sangat relevan dengan kondisi kita saat ini, dimana pandemi masih berlangsung dan membutuhkan pemulihan segera khususnya di bidang ekonomi. Banyak sektor industri terpengaruh, banyak terjadi pemutusan kerja, pembayaran 50% dari total gaji karyawan yang biasanya diterima, tidak menerima THR Lebaran, lesunya pariwisata, ekonomi UMKM dan banyak lagi. Melihat kondisi ini, pandemi telah menggerakkan rasa peduli masyarakat, antara lain gerakan membantu Rumah Sakit dengan memberikan Alat Bantu Kesehatan, Membelikan makan untuk Driver Ojek Online dan Sedekah sempat viral di linimasa media sosial.     

Saya belum melihat dampaknya secara langsung ke Perusahaan saya, mungkin ada hanya saja belum signifikan. Namun sejak adanya pandemi ini, kami menyesuaikan cara kami bekerja dengan melakukan WFH dengan tetap menuntaskan tugas, tetap disiplin bekerja sesuai waktunya (bahkan kadang overtime, karena sering banyak pekerjaan yang di-request untuk bisa dikerjakan langsung). 

Big bos unit saya pun menyampaikan pesan penting di hari Lahirnya Pancasila, apalagi di tengah kondisi pandemi seperti ini, beliau berpesan sebagai generasi milenial, kami perlu menumbuhkan kemampuan, skill leadership dan kompetensi agar bisa adaptive menghadapi kondisi new normal, challenge cara kerja baru, model bisnis baru, unpredictable condition di masa dan pasca Covid-19. 

Penerapan New Normal Indonesia Disebut Ada Desakan Kapital
Source Images : Ayobandung.com

Jadi yaaaa, mau gamau kita dituntut untuk menerapkan prinsip cara bekerja di kondisi new normal ini yaitu dengan membangun trust. Trust yang dimaksud yaitu ketika kita diberi amanah untuk menyelesaikan pekerjaan, dikerjakan segera. Lapor progressnya, dan evaluasi kalau ada revisi. Ya memang susah susah gampang sih, karena kita kerja dari rumah, harus saling koordinasi dengan tim. 

Buatlah diri kita dapat dipercaya untuk diberikan amanah menyelesaikan tugas, bekerja dengan hati, bukan hanya sekedar check-in di sistem presensi. Kurang lebih pesan hari ini seperti ini. Mau dimanapun kita bekerja, asalkan diberi amanah, kita harus berusaha untuk memberikan effort yang terbaik!

Tak lupa di akhir sesi, kami silaturahmi sambil saling memberikan gesture ala lebaran. hehehhe. 



Mohon maaf lahir batin dari kami....kira-kira pesan di foto kami seperti itu, hehe

Semoga temen-temen Walkreaders selalu dalam keadaan sehat bersama dengan keluarga, dan tetap produktif di masa pandemi ini yaaa. 

Siapa yang diwajibkan streaming upacara juga di Hari Lahirnya Pancasila ini? Boleh dong cerita kesan upacara secara virtualnya.....